Bagi saya Totti seperti kehadiran mentari di pagi hari, atau kecantikan Meryl Streep. Ia adalah keniscayaan. Ia tak boleh tidak ada. Zidane pemain hebat, tetapi ia tak kuasa menolak pinangan Real Madrid. Del Piero juga ikonik, tetapi toh ia dilepeh Juventus dan dijual ke klub Sydney FC nun jauh di Australia.
fajarmartha
Saya ingin menceritakan kisah tentang Revin Mangaloksa, kawan saya, yang perlahan menempa diri untuk menulis. Padahal anak ini dulu begitu jauh dengan dunia literasi. Ia lulusan STM dan menempuh kuliah di jurusan teknik. Trajektori hidupnya berputar haluan sehingga pindah ke jurusan sosiologi.
Mungkin keputusanmu ini kau anggap sebagai perjudian. Tak apa. Tak masalah. Dadu sudah kau kocok dan kau singkap. Yang menjadi sisa pertanyaan untuk saat ini adalah bagaimana kau melangkah. Dan terus melangkah.
Hantu-hantu reklame yang mengintaimu ini lain sifatnya. Mereka merengek untuk tidak sekadar dijadikan penanda. Mereka bukan hantu ortodoks yang eksistensinya kau ketahui dari cerita-cerita seram yang dibawakan ibumu sebagai pengantar tidur. Kau tidak bisa melawan mereka dengan untaian doa atau jampi-jampi.
Saya yakin Jason sendiri sebenarnya tidak hendak melucu. Ia pasti ingin karyanya mendapat apresiasi. Melahirkan karya sejujur ini tetapi tidak terdengar kacangan adalah suatu hal yang sulit. Musik Jason yang komikal hadir sebagai jeda, a pause, agar ketegangan sehari-hari bisa kita lupakan sejenak.