Permainanmu bukan permainanku, dicukupi saja biar tak sia-sia bukan ku tak siap mencicipi medan laga. bukan ku tak mau mengadu tenaga perasaanmu bukan perasaanku. tak usah dipaksa tak usah dipelihara baru kemarin kau menuang rindu baru kemarin kau menabur cita lalu dimana kenapa dan bagaimana bisa ** Peraduanmu tak sama […]
Daily Archives: 19/01/2014
Orang kota menyambut hujan dengan gusar sementara yang di desa menari riang desir hujan selalu ingin membuatku ke tepian.. tepian kasur gelak tawa berganti cemberut, riang canda menghilang, rencana berantakan. oh, tuhan, dimana saklar hujan kau sembunyikan? mereka ulang lekuk wajahmu lekas-lekas menerka lagi harum tubuhmu keras-keras aku takut hujan […]
Detik berganti, perih mengggilir sembari kuhujam binar dusta matamu langit nan terang beranjak kelam sesali lagi sauh telah tenggelam jauh di palung nurani peri berbisik, “bahtera akan karam sebab judas lakumu..” bukan kiasan bibirmu hitam oleh tak henti berkhianat pada janji *** Hari pun basi, berpilin getir kembali berjuma raut […]
Reruntuhan itu berwarna kelabu tak ada sisa isak tangis dan bau anyir darah hanya ada debu yang menyapu melupakan, dilupakan *** Reruntuhan tak menyisakan pilu sebentar lagi ia hilang hancur untuk dipugar kelahiran, kematian *** Reruntuhan tak menawarkan rindu elok rupa masa silam diperkosa kemajuan, keagungan, kesombongan aku menatapnya, mengibainya […]